Kalau membicarakan sepakbola, Indonesia mungkin adalah salah satu negara dengan pendukung klub sepakbola terbesar. Entah klub apa, dari liga mana dan negara di mana, pasti bisa ditemukan supporternya di Indonesia. Meskipun masyarakatnya dikenal gila bola, tapi rupanya prestasi pesepakbolaan di Tanah Air masih belum bisa disebut membanggakan.

 

Hanya saja regenerasi pemain sepakbola di Indonesia tampaknya mulai terlihat menjanjikan. Jika para atlet lapangan hijau senior seolah sudah kehilangan masa keemasan mereka, kini para talenta muda sudah siap mencuri hati dengan amunisi kemampuan yang jauh lebih baik daripada senior mereka.

 

Sebut saja nama Evan Dimas Darmono yang begitu mahsyur di U-22 saat ajang SEA Games 2017 di Malaysia lalu. Tak mau kalah dari Evan, punggawa U-19 memiliki Egy Maulana Vikri yang bermain tanpa cela di ajang Piala AFF U-18 yang berlangsung di Malaysia. Kini setelah sosok Evan dan Egy, Garuda Muda memiliki talenta baru yang layak diperhitungkan bernama Sutan Diego Armando Ondriano Zico.

 

Masih Berusia 15 Tahun

 

Kalau dilihat dari namanya, tampaknya sudah bisa dipastikan jika orangtuanya adalah seorang gila bola. Yap, namanya sendiri merupakan gabungan dari dua legenda sepakbola dunia yakni Diego Armando (Maradona) dari Argentina dan Arthus Antunes Coimbra alias Zico dari Brasil. Seperti layaknya nama adalah doa, Sutan Zico pun menjelma menjadi bocah yang mempunyai kemampuan sepakbola di atas rata-rata.

 

Seperti sosok Evan dan Egy, remaja berusia 15 tahun inipun mencuri perhatian dalam ajang Kualifikasi Piala Asia (AFC) U-16 di Bangkok, Thailand. Bagaimana tidak, karena meskipun dua kali dipercaya sebagai striker pengganti, Zico mampu jadi mesin gol dengan mencetak total delapan gol. Raihan fantastis itu dicatat Zico saat laga perdana grup G melawan Kep. Mariana Utara hari Sabtu (16/9). Di mana kala itu Zico berhasil melesakkan lima gol dalam waktu 33 menit saja.

 

Baru masuk di menit ke-46, Zico mencatat quintrick (lima gol) di menit ke-49, 63, 65, 67 dan 82 sehingga mengantarkan Indonesia menggilas Kep. Mariana Utara sebanyak 18-0. Usai mencatat performa mengerikan di pertandingan perdana, Zico lagi-lagi memborong tiga gol ke gawang Timor Leste di pertandingan berikutnya.

 

Sudah Pernah Tampil di Luar Negeri

 

Permainan Zico yang luar biasa itu akhirnya membuat banyak orang penasaran. Dilansir Tribun News, rupanya pemain dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Taruna Jakarta Timur itu memang sudah menarik perhatian pelatih Fakhri Husaini sejak lama. Apalagi pada tahun 2014, Zico ikut dalam ajang Danone Nations Cup 2014 di Brasil. Dia lalu terpilih jadi kapten Timnas U-15 di bulan Juli 2017 dalam gelaran Gothia Cup di Swedia. Tak berhenti, Zico pun ikut serta dalam turnamen FC Bayern Youth Cup di Jerman tahun ini.

 

Aksi apik Zico di Swedia-lah yang membuat Fakhri kepincut dan dipanggil untuk ikut seleksi Timnas U-16. Sebagai pemain bandar togel sgp luar biasa, alumni SMP Negeri 1 Gunung Putri ini memilih striker Bayern Muenchen, Robert Lewandowski sebagai idola. Mengaku bahwa kecintaannya dengan sepakbola membuatnya bisa jalan-jalan ke luar negeri, perjalanan Zico sebagai pemain sepakbola masa depan Indonesia sudah pasti masih terbuka lebar.Kini tinggal dinanti, apakah Zico mampu mencuri hati pelatih sepakbola Eropa ke depannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *