Indonesia yang didapuk sebagai tuan rumah dari Asian Games 2018 nampaknya harus benar-benar mempersiapkan hal ini dengan sangat matang. Hal ini akan ditinjau langsung oleh OCA atau Komite Olimpiade Asia. Rencananya, mereka akan datang ke Indonesia untuk meninjau pada pertengahan bulan Oktober 2017 mendatang.

OCA Datang Bukan Hanya Untuk Meninjau SUBGK

Tak tanggung-tanggung lagi, bahkan presiden OCA yakni Syeikh Ahmed Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah, akan memimpin langsung di kunjungan kali ini. kemungkinan besar, ia akan memimpin secara langsung peninjauan SUGBK guna mengetahui kondisi yang paling baru dan terupdate menjelang kesiapan mereka dalam menggelar upacara pembukaan serta penutupan dari Asian Games 2018. Namun tak hanya itu lah tujuan Syeikh Ahmed datang ke Indonesia. Agenda utamanya adalah membahas secara lebih lanjut dan lebih rinci perubahan host city contract.

Eris Herryanto, selaku Sekretaris Jendral INASGOC, mengatakan pada hari Rabu (27/9) kemarin, “Rombongan OCA bakal dipimpin langsung oleh Syeikh Ahmed yang mana rencananya bakal hadir pada pertengahan Oktober 2017 ini. kunjungan tersebut dalam rangka menetapkan keputusan yang mana ada kaitannya dengan perubahan host city contract.”

“Kami sangat mengharapkan bahwa kehadiran beliau benar-benar terwujud. Sehingga apa yang kami kerjakan, tugas ini, bisa sesuai dengan harapan. Ke depannya, juga mungkin aka nada perubahan-perubahan dari kontrak yang bakal disepakati bersama. Dan itu juga termasuk soal marketingnya,” imbuhnya.

Asian Games pasalnya hanya tinggal menunggu hitungan bulan saja. Upacara pembukaannya bahkan sudah dekat yakni pada tanggal 18 Agustus 2018 yang akan digelar di SUGBK. Sebanyak kurang lebih 40 cabang olahraga yang akan ada di pertandingan Asian Games 2018. Dan ada 10 di antara cabang olahraga tersebut yang merupakan cabor baru.

Minta Bantuan Tito Karnavian Untuk Mengamankan SUGBK

Ada kaitannya dengan peninjauan dari SUGBK maka harus ada perbaikan gedung. Namun tak hanya itu, bahkan juga perbaikan dari kawasan yang ada di sekitar GBK. Namun pengelola dari Stadion Utama Gelora Bung Karno sendiri tak mampu melakukan hal itu sendiri terkait dengan adanya preman-preman yang mana menguasai lahan parkir dari kawasan tersebut. Oleh karena itulah mereka meminta bantuan langsung pada Tito Karnavian, Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Menurut Bertho Darmo Poedjo A, Direktur Umum Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno, permintaan untuk bantuan keamanan togel online itu diajukan dirinya melalui surat resmi yang mana langsung ditujukan kepada Pak Tito Karnavian. “Kami langsung membuat koordinasi dengan Kapolsek Metro Tanah Abang dan juga bahkan kami sudah pernah mengirim surat kepada Kapolri beberapa waktu lalu,” ungkap Bertho yang ditemui pada hari Rabu, 27 September 2017 kemarin.

Selain sudah melaporkan aksi preman yang ada di SUGBK pada polisi, Bertho menambahkan, dirinya dan juga pihaknya sekarang ini sedang merancang suatu cara untuk memberantas preman engan cara sistematik. Cara tersebut adalah membangun tempat parkir khusus yang mana sudah tak bisa lagi untuk dikuasai oleh preman. “Karena wilayah ini sangat terbuka, dan ini harus segera diselesaikan dengan sistemik yakni dengan membangun suatu tempat parkir bertingkat dan tertutup,” imbuhnya lebih lanjut lagi.

Bertho juga menuturkan bahwa tempat parkir bertingkat tersebut direncanakan akan mulai dibangun pada akhir tahun ini. ia juga menambahkan bahwa posisi sementara dari desainnya sudah oke. Hal ini tentu akan berdampak baik bagi pelaksanaan Asian Games 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *