Dikabarkan jaringan terbesar Amerika, AMC Theatres,  pasalnya memboikot pemutaran film produksi Universal Pictures karena dianggap tak menghargai keberadaan mereka. “ secara efektif segera AMC tak akan lagi Memutar film togel dari universal pictures di bioskop mana pun di Amerika Serikat, Eropa, dan timur tengah,” ungkap CEO AMC Theatres, Adam Aron, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

 

Film-Film Universal Pictures Tak akan ditayangkan di AS, Eropa dan Timur Tengan oleh AMC

Aron Pasalnya melontarkan pernyataan ini karena tidak terima dengan komentar dari Jeff Shells, CEO NBCUniversal, tentang keputusannya Untuk membatalkan penayangan Trolls World Tour di bioskop dan memutarnya secara eksklusif dengan cara digital di tengah wabah virus Corona.  dalam sebuah wawancara dengan Wall Street journal, Shell sendiri mencatat bahwa Trolls World Tour berhasil memenuhi harapan mereka dengan perolehan pendapatan hampir mencapai US$ 100 juta lewat penjualan digital saja dan lebih dari 5 juta kopi sudah terjual.

 

Shell lalu memutuskan, “ segera setelah bioskop di buka kembali, kami berharap bisa segera merilis pada kedua formal.” Aron juga menganggap bahwa komentar tersebut tidak lagi menghargai keberadaan bioskop sampai ia harus mengakhiri hubungan dengan universal.

 

“Ini sangat mengecewakan bagi kami, tapi komentar Jeff  soal tindakan dan juga nih unilateral universal sudah membuat kamu tidak punya pilihan lagi,” begitulah tulis Aron.

 

AMC Theatres Merasa Kecewa dan Ungkap Ini Bukan Keputusan Sepihak

Dan dalam pernyataannya pihak AMC  theaters  juga menuliskan, “ kebijakan ini mempengaruhi setiap dan juga semua film Universal, mulai berlaku hari ini dan saat bioskop kami juga kembali dan ini bukan ancaman kosong atau dipertimbangkan dengan asal.”

 

“Kebetulan kebijakan ini tak bertujuan semata-mata untuk universal karena kesalahan atau pun untuk menghukum dengan cara apapun, itu juga meluas ke setiap pembuatan film yang secara sepihak meninggalkan praktek penayangan  di bioskop saat ini tanpa negosiasi itikad baik antara kami, sehingga mereka  sebagai distribusi dan kami sebagai  yang menayangkan mendapatkan manfaat dan juga tak ada yang dirugikan dari perubahan itu.”

 

AMC Theatres adalah sebuah jaringan bioskop terbesar di Amerika Serikat. kehilangan akses ke jaringan bioskop dari AMC Theatres juga dianggap sebagai pukulan telak bagi film film terbesar universal mendatang termasuk F9.  seri ke-9 dari waralaba Fast and Furious tersebut pasalnya ditunda dari tahun ini sampai April 2021 dan universal berharap untuk tetap rilis di bioskop. F9  yang merupakan film yang kemungkinan menghasilkan hampir US$1 miliar  di box office global.

 

Dikabarkan bahwa universal pictures juga sekarang tengah menggarap film-film baru yang siap untuk menyuguhi penonton penonton nya secara global. Dan salah satunya adalah dengan membuat film ulang. Universal pictures nampaknya siap untuk membangkitkan kembali tentang monster setelah kekuasaan The Invisible Man. rencana terdekat studio Hollywood tersebut bakal menggelar pulang monster klasik, Dracula.

 

Proyek baru itu bakal mencoba kembali mengulangi kesuksesan film pertama soal vampire tersebut yang mana digarap oleh mereka juga pada tahun 1931 dan diperankan oleh Bela Lugosi. Oleh sebab itu sekarang semua bertanya-tanya Bagaimanakah nasib film yang akan tayang di masa mendatang dan sudah digadang-gadang akan menjadi film besar dari universal pictures apabila tidak bisa ditayangkan di jaringan bioskop AMC Theatres setelah insiden ini Karena pihak AMC telah membuat pernyataan tidak akan menayangkan seluruh film yang diproduksi oleh universal pictures.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *