Pada hari Minggu (307) kemarin, tiba-tiba ada seorang pria bersenjata yang melepaskan tembakannya di sebuah klub malam yang ada di Jerman bagian selatan. Penembakan yang secara tiba-tiba terjadi itu menewaskan sebanyak 1 orang dan 4 orang lainnya luka-luka sebelum akhirnya pelaku juga ditembak mati oleh polisi.

Pelaku Melepaskan Tembakan Secara Acak

Pelaku penembakan yang secara misterius menembak orang-orang yang ada di kelab malam tersebut diidentifikasi sebagai warga negara asing. Pihak kepolisian setempat memberikan keterangan, seperti yang dilansir dari AFP, “Ia mengalami luka kritis dalam baku tembak dengan petugas polisi waktu dia meninggalkan klub mala itu. tapi kemudian ia meninggal karena mengalami luka parah saat di rumah sakit.”

Pihak kepolisian setempat menerima laporan dari para pengujung kelab malam tersebut sekitar pukul 04.30 waktu setempat ketika pria misterius tersebut mulai melepaskan tembakan di kelab malam itu. akibat tembakan yang dilepaskan oleh pria tersebut, ada 1 orang yang tewas di tempat, sedangkan tiga orang yang lainnya terluka di kelab malam yang bernama Grey itu. klub malam itu terletak di zona industry Constane yakni sebuah kota yang berada di tepi danau dekat dengan perbatasan Swiss.

Tidak lama setelah pelaku keluar dari klub itu, ia lalu ditembak oleh petugas polisi. Seorang petugas dari kepolisian juga terluka dalam baku tembak itu. pasukan khusus dan helicopter juga ikut dalam usaha mengamankan lokasi kejadian. Sementara itu, seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita DPA bahwa pelaku itu melepaskan tembakan secara acak.

Kata saksi mata yang mana enggan disebutkan namanya, “Klub itu penuh sesak.” Seorang penjaga pintu yang berada di lokasi kejaian tersebut juga sudah berusaha menghentikan aksi dari pelaku, namun ia malah ikut terluka akibat ulah si pelaku.

Fritz Beziofer, juru bicara kepolisian setempat mengatakan bahwa peristiwa penambakan itu tidak ada kaitannya dengan tindakan terorisme. “Peristiwa penembakan di klub mala mini dan juga semua pihak yang terkait agak jelas. Dan mereka benar-benar mengesampingkan latar belakang teror,” tambahnya. Bezikofer juga menambahkan lagi bahwa pelaku tidak lah pencari suaka dan sudah tinggal di Jerman dalam kurun waktu yang lumayan lama.

Sumber polisi yang lainnya juga mengatakan bahwa pelaku bisa saja melakukan hal tersebut dikarenakan adanya masalah hubungan pribadi. Sejauh ini polisi sendiri belum bisa memastikan dengan tepat jenis senjata yang mana dipakai oleh pelaku. Penembakan di kelab malam itu hanya berselang 2 hari setelah peristiwa serangan pisau yang terjadi di Kota Pelabuhan utara Hamburg, Jerman.

Ketika peristiwa itu terjadi, seorang warga Palestina yang berumur 26 tahun telah membunuh 1 orang dan juga nelukai sebanyak 6 orang lainnya dalam serangan di sebuah supermarket. Pelaku yang dikenal memiliki masalah psikologis ini disebutka memiliki motif togel hongkong yang belum juga diketahui.

Jerman Waspadai Serangan Misterius Terkait atau Tak Terkait Terorisme

Saat ini Jerman memang sedang mewaspadai berbagai macam serangan dan juga ancaman teror, khususnya sehak serangan truk di pasar Natal Berlin yang terjadi pada Desember tahun lalu, yang mana saat itu menewaskan sebanyak 12 orang.

Selain itu juga, Jerman sedang mewaspadai berbagai macam serangan yang tak terkait dengan ancaman Jihad. Salah satu peristiwa yang terjadi adalah pada bulan Juni tahun 2016 lalu di mal Munich. Peristiwa itu dibintangi oleh seorang pria Jerman-Iran 18 tahun. Pada peristiwa itu, ada 10 orang yang tewas termasuk juga si pelaku sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *