Film Kartini “ Sosok Ibu Kartini Yang Menginspirasi Wanita Indonesia”

 

Siapa yang tidak kenal dengan Raden Ayu kartini. Seorang pahlawan indonesia yang memperjuangkan emansipasi wanita. Tanpa jasa dari RA kartini, mungkin wanita indonesia tidak akan pernah duduk di bangku sekolah. Kisah perjalanan RA kartini kembali dibuat film oleh sutradara handal Hanung Bramantyo. Diproduksi oleh Screenplay films dan legancy pictures. Film kartini bertabur artis papan atas indonesia dan dibalut dengan cerita yang sangat menarik. RA kartini diperankan oleh dian sastrowardoyo, lalu ada ayushita, christine hakim, acha septriasa, reza rahardian, adinia wirasti, denny sutomo, denny sumargo, djenar maesaayu dan masih banyak lainnya.

Membuka Sisi Lain Dari RA Kartini

Film ini seperti menceritakan sisi lain dari seorang kartini. Berbeda dengan apa yang kita ketahui di buku-buku sejarah. Kita akan tahu seperti apa pemikiran RA kartini, kehidupannya dan semua perjuangan yang sudah beliau lakukan. Mengambil setting cerita tahun 1883-1903 di daerah jepara. Kisah dimulai dari kartini kecil sampai dewasa. Kita bisa melihat dari kecil, kartini sudah banyak memberontak. Kartini adalah seorang anak dari asisten rumah tangga, ngasirah yang diperankan oleh Christine Hakim. Sedangkan ayahnya seorang bupati. Menurut adat jawa, dia tidak boleh bergaul dengan asisten rumah tangga.

Menjelang usia remaja, dia harus dipingit untuk dinikahkan dengan seseorang pria. Dari kakaknya sosrokartono yang diperankan oleh Reza rahardian, dia mendapatkan sebuah kunci lemari. Didalam lemari itu berisi buku-buku selama kakaknya pergi ke belanda. Dari sanalah kartini, mulai belajar tentang banyak hal. Dia mulai memikirkan bandar togel sgp pikiran yang liar dan merasa semua pikiranya hanya dipenjara. Sebelum menikah, kedua adiknya roekmini yang diperankan oleh acha septiasa dan Kardinah yang diperankan oleh ayushita, datang ke ruang pingitan. Disana dia mulai merencanakan banyak hal dengan kedua adiknya.

Dalam film kartini ini, kita benar-benar akan tahu sisi berbeda dari sosok kartini. Ketika mendengar kata kartini, kita pasti akan berpikir seseorang yang feminim dan lembut. Tapi ternyata kartini juga memiliki sisi tomboy dan pemberani. Sutradara hanung bramantyo, melakukan riset yang cukup lama untuk tahu tentang sosok kartini. Disini dia menggambarkan seorang kartini yang tomboi, bukan sosok kartini anggun. Seperti yang kita bayangkan selama ini. disini,anda akan melihat kartini berlarian dengan memakai kain, naik ke tembok dan lainnya. Dian sastro memerankan sosok kartini dengan sangat bagus.

Riset Lama Dan Sempat Tertunda

Ternyata proses produksi film ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Para pemain belajar menggunakan bahasa jawa, memakai kain dan lainnya. Sebagian  besar aktor yang memerankan film ini, bukan orang jawa asli. Jadi mereka tidak terbiasa memakai bahasa jawa. Apalagi ada beberapa dialog yang memakai bahasa jawa krama. Pemilihan setiap pemerannya juga benar-benar teliti. Hanung dan pihak produksi benar-benar mencari aktor dengan  baik. Bahkan reza rahardian yang berperan sebagai kartono, dipilih dengan baik. Kartono menjadi seseorang yang mendorong kartini untuk bisa bersekolah dan memperjuangkan hak-haknya.

Film kartini sebenarnya akan tayang pada april 2016 yang lalu, tapi karena berbagai hal harus diundur sampai tahun 2017. Hal ini dikarenakan pihak produksi ingin menghasilkan film yang bagus. mereka melakukan riset yang cukup lama. Hampir semua buku tentang kartini menjadi sumber dari film ini. Film kartini menjadi film biopik yang wajib di tonton dan bagus di tahun 2017 ini. jadi jika anda ingin melihat sisi lain dari kartini, wajin menonton film garapan mas hanung ini.

Read More