Dinosaurus Berlapis Baja Berkamuflase Untuk Bersembunyi

Setiap binatang memiliki caranya tersendiri untuk berlindung dari pemangsa. Termasuk juga dinosaurus yang telah punah jutaan tahun yang lalu. Nah, spesies baru dinosaurus mega-herbivora yang ditemukan di Alberta, Kanada, menyimpan detail kulit, timbangan dan durinya yang luar biasa besar. Spesimen yang indah ini adalah sejenis ankylosaurus nodosaurid yang memiliki kulit seperti senjata bahkan seperti tank.

Bersembunyi dari Predator Lebih Besar dan Kuat

Spesies baru dinosaurus bernama Borealopelta Markmitchelli telah ditemukan dari tambang pasir di Alberta, Kanada, dan dijelaskan minggu ini di Current Biology. Dinosaurus tersebut adalah ankylosaurus nodosaurid dan mungkin yang terbaik dari jenisnya yang pernah ditemukan. Dr Jakob Vinther, Universitas Bristol, Inggris, yang turut menulis penelitian ini menggambarkan: “Dinosaurus ini sangat lengkap sehingga rasanya seperti tertidur dan kita hanya perlu ketukan lembut untuk membangunkannya, “katanya.

Bentuk dinosaurus ini kokoh, mirip tank dan seperti berlapis baja. Mereka berjalan dengan kaki pendek. Gigi mereka menunjukkan bahwa mereka adalah herbivora. Spesimen baru ini panjangnya 5,5 m, dan beratnya 1.300 kg saat hidup. Seperti ankylosauria lainnya, tubuh spesimen baru ini ditutupi oleh osteodermata – lapisan yang kuat, bertulang, seperti potongan yang disusun dalam barisan.

  1. Markmitchelli luar biasa karena osteodermata ditutupi oleh selubung keratin, lapisan organik yang biasanya hilang dalam proses fosilisasi. Kulit makhluk juga diawetkan dan bisa dilihat antara celah osteodermata. Ini adalah penemuan yang mengagumkan.

Warna Fosil Masih Utuh

Warna dan penyebaran warna di seluruh tubuhnya mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan tentang perilaku dinosaurus dan ekosistem tempat tinggalnya. Selubung keratin dan kulit di permukaan atas dinosaurus ini juga terlihat jauh lebih gelap daripada di permukaan bawah, dan para ilmuwan menduga bahwa ini adalah hasil pigmentasi kulit. Tapi konfirmasi kimia diperlukan untuk mendukung klaim berani ini.

Dengan menggunakan jenis spektrometri massa, yang disebut spektrometri massa time-of-flight, dan pirolisa gas, mereka dapat menganalisis secara kimia sampel bahan organik gelap dari selubung keratin dan kulit. Ini mengkonfirmasi kecurigaan mereka – adanya pigmen melanin.

Melanin terjadi pada banyak hewan dan merupakan pigmen yang memungkinkan kulit kita berjemur di bawah sinar matahari. Jenis warna melanin yang paling umum adalah hitam atau coklat. Tipe lain – pheomelanin – membuat warna kemerahan, dan para ilmuwan menemukan bukti jenis ini pada sampel B. Markmitchelli. B. Markmitchelli jelas berlawanan – memiliki punggung coklat kemerahan dan perut pucat.

Penemuan Mengejutkan

Dalam ekosistem saat ini, herbivora terbesar, seperti gajah dan badak, biasanya diabaikan oleh predator. Ini tidak seperti mangsa yang lebih kecil dan lebih rentan, seperti antelop, yang dipilih oleh predator. Sedangkan dinosaurus ini ternyata bersembunyi untuk melindungi dirinya. Bisa dibayangkan jika ternyata ada predator domino qiu qiu yang lebih besar dan kuat serta bergigi sangat tajam.

Jika kijang ditemukan memiliki kemampuan dengan berlari, dinosaurus Ankylosaurian tidak bisa berlari cepat – tapi mereka memiliki tubuh berlapis seperti baja dan ini mungkin telah berfungsi sebagai barisan pertahanan kedua mereka. Nah, kemungkinan predator yang lebih besar dan ganas yang memaksa B. Markmitchelli bersembunyi, kemungkinan adalah dinosaurus theropoda, namun belum ditemukan di daerah di mana bisa ditemukan.

Tapi ada kandidat yang bagus seperti yang dijelaskan oleh Caleb Marshall Brown, penulis utama dalam penelitian ini: “Predator yang paling mungkin adalah makhluk yang disebut Acrocathosaurus – binatang dengan panjang 10 m dan berat 6 ton, yang tampak sangat mirip Tyrannosaurus rex, tapi tidak Erat kaitannya dengan itu.”

Read More