Rekor Ekspresi Sedih Perubahan Iklim Alpen Lewat Postcard

 http://www.sons-of-anarchy.org/Rekor Ekspresi Sedih Perubahan/

Rekor Ekspresi Sedih Perubahan, Perubahan iklim menjadi topik menarik di berbagai belahan dunia. Sebagian orang menganggap hal itu biasa saja, tetapi bagi mereka yang ada di Pegunungan Alpen,

Sangat terasa sekali jika iklim yang semakin panas membuat salju di pegunungan ini mencair.

Banyak warga dari berbagai belahan dunia turut mengekspresikan kesedihan mereka lewat gambar di sebuah postcard (kartu pos).

Rekor Ekspresi Sedih Perubahan Pada Alphen Mosaik Kartu Post Sampaikan Pesan Mendalam

Pemandangan udara menunjukkan kolase besar yang terdiri dari 125.000 gambar dan pesan dari anak-anak di seluruh dunia tentang perubahan iklim yang mulai panas.

Mosaik kartu pos tersebut berukuran 2.500 meter persegi (26.910 kaki persegi),

tersebut diletakkan di atas Gletser Aletsch pada ketinggian 3.400 meter di dekat Jungfraujoch di Pegunungan Alpen Swiss.

Kolase ini telah memecahkan rekor dunia untuk kategori kartu pos raksasa, pada 16 November 2018.

Acara ini bertujuan untuk “meningkatkan gerakan (peduli) iklim pemuda global menjelang konferensi iklim global berikutnya (COP24) di Polandia”, bulan depan,

kata yayasan WAVE, yang menyelenggarakan acara tersebut bekerjasama dengan otoritas Swiss. Pemandangan tersebut dengan mudah mengatur rekor dunia Guinness.

Untuk jumlah kartu pos yang dirangkai menjadi satu gambar, mengalahkan rekor terakhir yang dipegang oleh sebuah kolase 16.000 kartu pos individu, kata WAVE.

Kartu pos individu menampilkan gambar dari anak-anak dengan berbagai warna yang berbeda, dan dominasi warna putih, yang bersama-sama menunjukkan pesan mendalam dengan bunyi:

“STOP GLOBAL WARMING”, “KAMI ADALAH MASA DEPAN, BERI KAMI KESEMPATAN ” dan “# 1.5C”.

Pesan terakhir mengacu pada tingkat maksimum pemanasan global yang menurut para ilmuwan harus ditampilkan jika planet kita tetap bisa ditinggali.

Rekor  Ekspresi Sedih Perubahan Iklim Membutuhkan Usaha Keras dan Serius

Memang sudah cukup banyak usaha dilakukan untuk melindungi bumi dari pemanasan global, tapi berdasarkan laporan iklim PBB bulan lalu.

Mereka memperingatkan bahwa tindakan drastis dan cepat diperlukan untuk mencegah Bumi melesat ke arah kenaikan suhu yang jauh lebih tajam.

Ini seperti peringatan keras agar kondisi suhu bumi tetap stabil. Panel Antar-Pemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC).

Mengatakan suhu permukaan dunia telah menghangatkan satu derajat Celcius (1,8 derajat Fahrenheit) melebihi tingkat (era) pra-industri –

cukup untuk menguapkan lautan dan melepaskan badai yang mematikan.

Banjir dan kekeringan – dan jika tidak segera dicegah, pada kondisi ini suhu dapat mengalami kenaikan hingga 3oC atau 4oC. Ini sesuatu yang tidak bisa dibantah.

“Anak-anak dan pemuda memiliki peran kunci untuk dimainkan jika tujuan kampanye (1.5C)  ingin dicapai,

Ini karena keduanya adalah generasi yang akan mendapatkan konsekuensi dari perubahan iklim (saat ini) untuk waktu yang lama dan sebagai kekuatan untuk tindakan nyata,”

kata Badan Pengembangan dan Kerjasama (SDC) Swiss dalam sebuah pernyataan.

Untuk memperingati rekor dunia Guinness, tersebut

“kartu pos akan didesain dan dicetak agar pesan atau kata-kata tersebut tersampaikan kepada generasi muda kepada empat penjuru dunia,” kata SDC.

Dikatakan juga jika beberapa kartu pos akan dikirim dari kotak pos tertinggi di dunia pada puncak Jungfraujoch, yang menghadap ke gletser Aletsch, ke peserta di COP24.

Tindakan positif seperti ini memang patut mendapatkan dukungan serius dari semua kalangan.

Bagaimanapun, pemanasan global tidak hanya mengancam satu daerah atau negara saja melainkan juga imbasnya bisa dialami oleh banyak negara bahkan di dunia.

Contoh sederhananya adalah perubahan suhu yang meningkat dan dirasakan oleh semua orang di berbagai belahan dunia.

Read More

Negara Paling Damai Sedunia

Setiap orang tentu ingin tanah tempat bermukimnya merupakan Negara yang paling damai dan bahagia di dunia. Negara-negara yang berkategori damai serta bahagia dikatakan mempunyai suku bunga yang rencah, stabilitas politik yang bagus, mata uang yang kuat, dan  investasi asing yang tinggi.  Lembaga Global Peace Index (GPI) 2018 yang mempublikasikan laporan tentang Negara-negara paling damai di dunia juga melibatkan lembaga internasional yang mencatat tentang  Perdamaian serta ekonomi (Economics and Peace).

 

Survey tersebut meliputi 163 negara serta mencakup 99.7% dari penduduk seluruh dunia. Dalam menentukan peringkat ada 23 indikator yang mendasari kemudian dikelompokkan ke dalam 3 kategori. Kategori dimaksud adalah tingkat konflik dalam negeri serta internasional yang tengah terjadi, keamanan social, keselamatan social, dan sector militerisasi. Data tersebut mencerminkan gambaran yang cukup serius, yaitu penurunan perdamaian dunia sebesar 0.27% dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Keadaan dunia saat ini dapat dikatakan kurang damai bila dibandingkan dengan beberapa decade terakhir. Meskipun demikian selama 11 tahun terakhir Islandia menempati ranking pertama sebagai Negara terdamai di dunia. Tingkat kejahatan di Negara ini pun terbilang sangat kecil, yaitu hanya 1.8 pembunuhan setiap tahunnya per 100 ribu orang. Tingkat kedamaian Negara ini pun terkait dengan kinerja yang bagus pada beberapa variable makroekonomi, misalnya tingkat inflasi yang kecil serta suku bunga yang stabil dan lebih rendah.

 

Investasi asing di Islandia juga dua kali lipat lebih tinggi bila dibandingkan Negara-negara lain yang juga digelari sebagai Negara damai. Kesimpulannya bila Negara yang berada di peringkat buncit atau Negara paling tidak damai mengalami pertumbuhan yang hampir sama dengan Negara yang damai hingga sangat damai maka perputaran perekonomian global akan setara atau bahkan lebih besar  dengan nilai 14 triliun dollar AS.

 

Tingkat kedamaian di Negara-negara Asia Tenggara

Sebagaimana yang dilansir dari Seasia, tingkat kedamaian Negara-negara di Asia Tenggara dijuarai oleh Singapura, sementara di posisi paling bawah adalah Filipina. Tanah air kita menempati posisi ke-55 pada tingkat dunia, dan pada skala Asia Tenggara berada di posisi ke-4 sebagai Negara yang paling damai. Alasannya adalah peningkatan kapabilitas militer di Indonesia yang terbukti dari upaya-upaya penanganan terror yang pernah terjadi.

 

Inilah daftar Negara yang paling aman di Asia Tenggara sekaligus dengan skor-nya:

Singapura ( skor: 1.382)

Malaysia (skor: 1.619)

Laos (skor: 1.821)

Indonesia (skor: 1.853)

Vietnam (skor: 1.905)

Kamboja (skor: 2.101)

Thailand (skor: 2.259)

Myanmar (skor: 2.302)

Filipina (skor: 2.512)

 

Negara paling bahagia di dunia

Berdasarkan laporan kebahagiaan dunia yang dipublikasikan oleh PBB di tahun 2018 ini menduduki peringkat pertama sebagai Negara paling bahagia di dunia adalah Finlandia, mendepak Norwegia dari gelar tersebut di tahun sebelumnya. Yang termasuk dalam Negara-negara paling bahagia umumnya memang merupakan Negara Nordik atau berada di Eropa Utara, sementara Negara-negara paling tidak bahagia adalah Negara yang mengalami perang, terutama di kawasan Afrika sub-Sahara.

 

Di tahun 2018 ini peringkat Indonesia berada di posisi 96 dari 156 negara, kalah dari Vietnam namun masih lebih unggul dibandingkan Myanmar dan Laos. Berada di peringkat paling akhir adalah Burundi Afrika dengan jumlah penduduk sekitar 11 juta. 3 besar Negara dengan penduduk paling bahagia adalah Finlandia, Norwegia, dan Denmark. Sementara mereka yang berada di posisi 10 besar masih tetap sama dengan tahun lalu namun dengan perubahan peringkat.

Read More